Mencegah Golput, KPU Kota Malang Bidik Pemilih Pemula



Rusni Fahrizal Rustam
 anggota komisioner KPU
Tingkat golongan putih (golput)  di tiap pemilukada semakin tahun semakin meningkat, ini dapat kita lihat seperti yang terjadi di Sumatera Utara tingkat pemilih golput mencapai 51%, ini menjadi tugas berat bagi KPU kota Malang agar hal serupa tidak terjadi di kota Malang. Oleh karena itu KPU kota Malang bekerja keras untuk menyadarkan masyarakat kota Malang betapa pentingnya menggunakan hak suara mereka melalui sosialisasi kepada pemilik hak suara.

     Sasaran utama KPU kota Malang adalah para pemilih pemula, yakni para siswa SMA yang saat ini usianya sudah 17 tahun. Selama 1 minggu ini KPU kota Malang berencana mensosialisasikan ke seluruh SMA negeri yang ada di kota Malang. Mengingat untuk pemilih pemula yang ada di kota Malang mencapai 20%, agar para pemilih pemula tersebut mengerti dan paham sehingga antusias untuk menggunakan hak suaranya pada pencoblosan nanti. Untuk pertama pada tanggal 21 maret 2013 kemarin KPU kota Malang mengadakan sosialisasi di SMAN 1,3,4, hal ini karena tiga SMA itu menjadi satu kompleks.

Hendry ST, MT
Ketua KPU Kota Malang
     Menurut Rusni Fahrizal Rustam sosialisasi ini sangat perlu guna memperkenalkan tata cara pencoblosan yang benar dan nantinya mereka akan antusias dalam menggunakan hak pilihnya pada tanggal 23 mei nanti.
Untuk saat ini sosialaisasi pemilukada kita selenggarakan di SMA 1,3,dan 4 kami mengambil tema Pendidikan Politik & Demokrasi Untuk Pemilih Pemula” tegas anggota komisioner KPU ini.

Para siswa SMAN
yang merupakan pemilih awal
    Hal senada juga disampaikan oleh ketua KPU kota Malang, untuk sementara KPU melakukan sosialisasi ini ke seluruh sekolah SMA yang ada di kota Malang. Pada April nanti akan dilakukan sosialaisasi oleh BPS (Badan Pemungutan Suara) di 57 kelurahan yang ada di kota Malang.

    “Untuk saat ini memang kita lakukan di sekolah, dan pada bulan April akan kami lakukan di kecamatan dan kelurahan dengan peserta warga dan tokoh masyarakat” tegas Hendry.ST.MT ketua KPU kota Malang.
Sedangkan sosialisasi ke kecamatan dan kelurahan KPU masih menunggu DPT (daftar Pemilh Tetap) dan tercetaknya surat suara.

    Sosialisasi ini tidak hanya dilakukan secara langsung saja, melainkan pihak KPU juga bekerja sama dengan beberapa media cetak maupun elektronik. KPU berharap pesta demokrasi di kota Malang berjalan dengan sukses dan aman.,dan pada puncaknya tanggal 23 Mei 2013 nanti seluruh warga kota Malang yang telah terdaftar menggunakan hak pilih mereka. (jk)
   

0 komentar:

Poskan Komentar